Diary Ramadhan: Edisi tanggal 2 Ramadhan 1430 H

Oleh : Eka Amhalia

 

Ramadhan kali ini adalah Ramadhan ke dua, jauh dari keluarga, dari sahabat-sahabat dan dari kampung halaman yang saya cintai.
Ramadhan kali ini adalah Ramadhan yang membuat saya belajar lebih banyak tentang hidup dan cinta.
Ramadhan kali ini saya belajar menjadi orang yang kembali berserah kepada Dia.
Ramadhan kali ini membuat saya kembali merindu Indonesia..
Saat hari pertama Ramadhan kemarin, saya mengingat betapa gegap gempitanya Ramadhan di tanah air.
Saya merindukan shalat tarawih berjamaah di masjid depan rumah saya,
Saya merindu menamatkan bacaan AlQuran saya di sepanjang Ramadhan,
Saya merindukan kultum menjelang waktu berbuka di televisi,
Saya merindu buka bersama dengan keluarga saya dan safari buka puasa bersama dengan kawan-kawan lama saya di SD, SMP, SMA, Kuliah bahkan di tempat kerja.
Ramadhan saya ke dua jauh dari Indonesia, saya kembali merindu gema adzan yang berkumandang dari mesjid dan surau yang berada tak jauh dari rumah saya,
Saya mengangeni jalan-jalan yang dipenuhi pedagang penjaja makanan berbuka puasa,
Saya mengangeni pasar yang penuh sesak ibu-ibu yang mulai sibuk berbelanja penganan berbuka dan bahkan sibuk membuat kue-kue lebaran.
Saya juga mengangeni sensasi mencari tempat berbuka puasa saat harus berbuka di mall dan tempat keramaian.
Saya juga merindu kebersamaan bersama keluarga, merindu saat kami membantu mama memasak menjelang Idul Fitri.
Saya juga mengangeni kebersamaan saat shalat Idul Fitri, silaturahim bersama tetangga dan keluarga besar,
Saya juga mengangeni tawa saya karena melihat satu persatu kemenakan saya tumbuh besar dan cerdas.
Ramadhan kali ini,
Saat saya sempat menahan tangis menyampaikan maaf saya pada Bunda saya karena tahun lalu saya berjanji akan berada di rumah saat Ramadhan dan Idul Fitri,
Menahan rindu karena berada jauh dari Depok.
Kota kecil yang penuh macet setiap hari
Yang berhias mall di kanan-kiri jalan protokol.
Kota yang saya rindukan saat berada jauh dari sana.
Ramadhan kali ini,
Saya belajar lebih bersabar dari sebelumnya,
Saya belajar untuk menjadi selangkah lebih dekat pada-Nya
Saya belajar memaknai setiap detik yang saya miliki di sini,
Saya belajar untuk memahami Al-Quran dengan lebih baik lagi
Dan Ramadhan kali ini pun saya belajar untuk menyimpan spirit of Ramadhan dalam hati saya,meski berada di tengah-tengah masyarakat yang nota bene non-muslim.
Ramadhan kali ini saya pun tak lupa bermunajat pada Allah agar Dia selalu mengasihi dan melindungi Ayah-Ibu serta adik-adik saya saat saya berada jauh dari mereka.
@ Mama: Makasih ya ma..insyaallah saya belajar bersabar tanpa batas dan belajar untuk terus mensyukuri anugrah ini. Love you…:-)

*Terinspirasi oleh catatan Ramadhan di multiply Egon…Thanks Gon..smangaddd yaaa!!!*

 
 
 
 
 

 

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •