0%

berkah terselubung: kisah singkat kemalingan sepeda

tepat setelah ustadz yaseen selesai membacakan terjemahan QS:Ibrahim-7:

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih
bel pintupun berdering. karena kebetulan aku yang duduk paling dekat dengan pintu, maka aku segera berdiri untuk membuka pintu. dan di depanku, seorang lelaki berdiri disamping sepedanya. sambil berbicara bahasa belanda, beliau menunjuk-nunjuk tumpukan sepeda di depan tempat tinggal wangsa, dan memperlihatkan sesuatu di tangannya (yang kemudian ku kenali itu adalah rantai pengaman sepedaku). setelah berkomunikasi dengan bahasa inggris yang patah-patah, akupun mengerti maksudnya: seseorang telah mencuri salah satu sepeda diantara sepeda-sepeda yang diparkir itu dengan memotong rantai pengamannya. dan beliau melihat orang tsb, dan segera akan melaporkannya pada polisi. kemudian dengan cepat beliau berlalu.

Read More

bertambah lagi ilmuku

dari banyak kejadian yang kuperhatikan dan kualami sendiri, aku mengambil kesimpulan bahwa kita tidak mendapat ilmu baru sebelum kita siap untuk menerimanya. saat kita telah siap, maka ilmu itu akan kita dapat dan terasa bagaikan sebuah pintu terbuka di depan mata kita. ya, terasa bagaikan sebuah pintu terbuka. hal-hal yang sebenarnya kalo kita inget-inget, telah kita 'ketahui' keberadaannya, tapi belum kita sadari.

Read More

satu pintu lagi kubuka

satu pintu lagi kubuka. pintu melihat hal-hal baru yang lama. pintu melihat yang tersembunyi di depan mata. dan ternyata masih banyak sekali keindahan yang terlewatkan meski sebelumnya aku sudah merasa membuka mata lebar-lebar.

Read More

berjalan diam-diam

Tulisan ini adalah prequel dari tulisan 'satu pintu lagi kubuka'. he he he..., bukan film-film aja yang punya prequel-sequel 🙂
berjalan diam-diam
ternyata banyak makna
setiap sudut dapat aku lihat
semua yang tersembunyi
serta merta kubuka
kotor berdebu
kumuh dan kusam
seperti apa adanya
....
aku punya kebiasaan jalan kaki. alasannya bukan karena aku senang olah raga, tapi kebetulan waktu sma, dengan berjalan kaki pulang dari sekolah, maka jatah uang transportasi bisa kugunakan untuk tambahan jajan atau untuk membeli majalah. jalan kaki tsb menjadi menyenangkan walau jaraknya jauh, karena ada banyak juga temenku yang berjalan kaki pulang sekolah. dan terlebih-lebih seorang kecengan senang ikutan bareng jalan, meski ujung-ujungnya saat semua udah sampe ke rumah masing-masing, beliau ini masih harus meneruskan perjalanan dengan angkutan kota (angkot). padahal dia bisa aja langsung pake angkot dari sekolah untuk pulang, tidak perlu jalan sama sekali. (hey, i miss you) 😛

Read More
Please wait...

Media

Recent Posts

Begin typing your search above and press return to search.
Select Your Style

You can choose the color for yourself in the theme settings, сolors are shown for an example.